EnglishFrenchGermanItalianJapaneseKoreanRussianSpanish

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

Uniknya Membuat Piala dari Barang Bekas

Kamis, 6 Oktober 2016 - Oleh: Dede Rahman, Paino, M. Sujarwadi, Hindarliansah - SDN 02 Karangrejo

Pada hari Sabtu 29 Febuari 2016 yang lalu, kami warga SDN 2 Karangrejo, Kec. Ulubelu, Kab. Tanggamus, Provinsi Lampung mengirimkan siswa/siswi kami untuk mengikuti kegiatan perlombaan rutin di SMP Bina Utama Datarajan. Lomba ini diadakan setiap tahun. Aneka lomba diadakan, diantaranya dengan membuat kerajinan tangan, seperti: membuat anyaman dari bambu serta membuat tropi (piala) dari bahan bekas / plastik.

Berikut ini proses membuat piala dari barang bekas.

  • Memilah bahan baku sesuai yang dibutuhkan (aneka wadah dari plastik).
  • Mencuci/membersihkan bahan
  • Membentuk atau membuat pola pada bahan
  • Memotong sesuai dengan pola
  • Perakitan bahan-bahan yang sudah di buat
  • Pengecatan /finishing
Kegiatan ini dibimbing oleh Bapak Hindarliansyah, guru kelas 4. “Tujuannya supaya murid lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan barang bekas,” kata pria yang sehari-harinya disapa pak Hindar itu.