“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Bumi dapat mencukupi kebutuhan umat manusia, tetapi tidak untuk keserakahannya.”

Mahatma Gandhi

“Bumi adalah rumahku, rumahku adalah bumiku, tak heran aku harus menjagamu”

“Bergabunglah bersama kami untuk membuat dunia menjadi lebih baik”

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

“Siapapun yang merenungi alam semesta, akan tersadar akan besar dan melimpahnya keagungan Zat yang telah menciptakan semesta ini”

Tuhan menciptakan Alam semesta untuk dijadikan tempat merenung bagi orang-orang yang berfikir

Petiklah milyaran hikmah yang terdapat dalam Alam, niscaya Alam tak letih memberikan anda pelajaran tentang kehidupan

Pentingnya Sarapan Untuk Anak Sekolah

Selasa, 4 Oktober 2016 - Oleh: Kelompok 1, Peserta Pelatihan Jurnalistik SD 01 Datarajan

BSelasa, 4 Oktober 2016 - Oleh: Kelompok 1, Peserta Pelatihan Jurnalistik SD 01 Datarajan Banyak siswa yang akan memulai aktifitas sekolah di pagi hari malas untuk sarapan. Hal ini paling sering disebabkan oleh waktu persiapan. Dan pada akhirnya menjadi kebiasaan, terutama selalu melewatkan sarapan sebelum pergi ke sekolah. Hal ini akan berpengaruh terhadap fisik dan psikologi anak yang pada akhirnya akan menghambat proses dan hasil belajar siswa.

Salah satu program SD Negeri 1 Datarajan Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, adalah pembiasaan sarapan pagi bersama dalam seminggu sekali di tiap – tiap kelas. Adapun jadwal pelaksanaannya sesusai kesepakatan antara guru dan siswa di kelasnya. “Membiasakan siswa dengan sarapan yang sehat termasuk penting dan menjadi program rutin di sekolah kami, “ kata Kepala Sekolah, Estatik Tri S, SPd SD.

Pada saat kita bangun di pagi hari semua energi kita sudah berkurang. Sedangkan kita akan melakukan aktivitas maka dibutuhkan tenaga yang baru lagi, untuk melalui rutinitas sehari-hari. “Siswa yang tidak makan atau melewatkan sarapan rutin, beresiko tinggi terhadap masalah kesehatan, “ ujar Ibu Lasmirah S.Pd SD, wali kelas IIIB. Tidak hanya itu, ungkapnya, siswa-siswi harus menghadapi banyak kegiatan di sekolah dengan perut yang kosong akan menghambat kemajuan mereka. 

Kemungkinan besar siswa yang tidak sarapan sebelum ke sekolah memiliki masalah seperti, sakit kepala, mengantuk, sakit perut, kelelahan, ketidak tegasan, mudah marah, kecemasan, iritabilitas, kurang bahagia, gugup, lesu dll. “ Beberapa masalah lain yang dapat dilihat pada siswa yang melewatkan sarapan adalah masalah fisik dan psikologis,” tuturnya.

Sarapan untuk anak sekolah akan membantu proses belajar mereka secara keseluruhan. Kesibukan siswa di sekolah tidak hanya harus mempelajari beberapa mata pelajaran yang berbeda tetapi juga harus melakukan kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga. Untuk kegiatan seperti ini siswa membutuhkan energy yang berasal dari sarapan. 

Selain itu, sarapan secara rutin juga akan membantu proses proses pertumbuhan dan berat badan, . Hal ini karena anak yang tidak sarapan cenderung untuk jajan di sekolah yang asal dan tidak sehat. Siswa yang terbiasa sarapan akan memiliki konsentrasi yang lebih baik selama mengikuti pelajaran, dari pada siswwa yang tidak sarapan. Sarapan juga bermanfaat untuk meningkatkan memori siswa, sehingga siswa mampu mengingat dan mengambil informasi yang disampaikan disekolah dengan cepat serta tersimpan lebih lama. Bahkan kemampuan memecahkan masalah juga meningkat .

Makanan yang sehat dan baik untuk sarapan adalah makanan tidak hanya makan karbohidrat. Makanan untuk sarapan harus mengandung nutrisi lengkap yang yang diperlukan, termasuk protein, kalsium, vitamin B6, vitamin A, Zinc dan zat besi. Dan yang juga perlu dipastikan adalah makanan sarapan harus sedikit natrium, garam dan gula. Sarapan sehat standar harus tidak kurang dari sereal, susu, dan buah-buahan. Buah-buahan harus menjadi bagian dari makanan anak-anak. 

Buah-buahan segar seperti papaya dan pisang adalah pilihan buah yang baik diantara makan dan sarapan. Nasi dengan lauk pauk lengkap bisa disajikan sebagai sarapan yang sehat ,juga makan siang ataupun makan malam. “ Mengingat pentingnya makan untuk keseshatan ,maka kegiatan tersebut jangan bosan harus disosialisasikan ke siswa dan orangtua secara rutin atau berkala. Contoh di waktu pembagian raport,” pesan Kepala sekolah.