“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Bumi dapat mencukupi kebutuhan umat manusia, tetapi tidak untuk keserakahannya.”

Mahatma Gandhi

“Bumi adalah rumahku, rumahku adalah bumiku, tak heran aku harus menjagamu”

“Bergabunglah bersama kami untuk membuat dunia menjadi lebih baik”

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

“Siapapun yang merenungi alam semesta, akan tersadar akan besar dan melimpahnya keagungan Zat yang telah menciptakan semesta ini”

Tuhan menciptakan Alam semesta untuk dijadikan tempat merenung bagi orang-orang yang berfikir

Petiklah milyaran hikmah yang terdapat dalam Alam, niscaya Alam tak letih memberikan anda pelajaran tentang kehidupan

Berpetualang itu Juga Belajar

Sabtu, 8 Oktober 2016

Asyik sekali menjelajah alam menuju Air Terjun Lembah Pelangi di Desa Sukamaju, Kec. Ulubelu, Kab. Tanggamus, Lampung. Sepulang sekolah (8/10/2016), kami dari Rumahbelajar Borneosumatera bersama siswa-siswi SDN 1 Sukamaju, Kec. Ulubelu, bergerak menyusuri jalan-jalan terjal menuju air terjun itu. Ada lebih dari 40 siswa yang terlibat menjelajahi kebun kopi dan lada, hutan hujan tropis dan sungai menuju 3 buah air terjun. Begitupun para guru, mereka sangat antusias membimbing siswa-siswanya. Salah satu anggota rombongan berasal; dari WWF Jepang. Mr. Nichi, yang berkontribusi dalam kegiatan ESD di kawasan Provinsi Lampung.  

Bagai tak mengenal lelah, sepulang sekolah puluhan siswa suadah bergerak lebih dahulu. Mereka menunggu tim dari Rumahbelajar Borneosumatera yang bergerak dari sekolah bersama belasan pelajar. Jarak dari sekolah menuju tempat wisata alam ini sekitar 2 km atau kurang dari satu jam berjalan kaki. Serunya, petualang ini merupakan bagian dari konsep pembelajaran luar ruang. Tak hanya bermain air dan berenang saja, di sela perjalanan, kami saling belajar dan diskusi tentang lingkungan dan eksistem yang ditemukan. Sambil berpetualang, kita juga belajar langsung tentang fenomena di alam. Ya, terutama bagimana menyelamatkan hutan, sumber air dan ekosistem disekitar kawasan.