“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Bumi dapat mencukupi kebutuhan umat manusia, tetapi tidak untuk keserakahannya.”

Mahatma Gandhi

“Bumi adalah rumahku, rumahku adalah bumiku, tak heran aku harus menjagamu”

“Bergabunglah bersama kami untuk membuat dunia menjadi lebih baik”

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

“Siapapun yang merenungi alam semesta, akan tersadar akan besar dan melimpahnya keagungan Zat yang telah menciptakan semesta ini”

Tuhan menciptakan Alam semesta untuk dijadikan tempat merenung bagi orang-orang yang berfikir

Petiklah milyaran hikmah yang terdapat dalam Alam, niscaya Alam tak letih memberikan anda pelajaran tentang kehidupan

Mendata Keanekaragamanhayati Di Lingkungan Sekolah

Kamis, 6 Oktober 2016

Kita bermain yuk! Tentunya sambil belajar. Jenis permainan ini seru sekali. Seperti yang dilakukan para pelajar di SDN 2 Karangrejo, Tanggamus, Prov Lampung (06/10/2016). Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Tugasnya mencari berbagai jenis dedaunan yang telah kering atau tua. Namun daun yang dikumpulkan harus tidak sama dengan yang lain. Kemudian dikumpulkan secara berkelompok. Dedaunan itu akan didata dan dihitung jumlahnya. Dicatat pula namanya. Bila tidak mengetahui nama daun, peserta wajib mencari tahu kepada guru atau masyarakat setempat.

Nah, itulah yang terjadi pada hari ini di SDN Karangrejo. Para pelajar yang terlibat antusias sekali. Waktu yang diberikan cukup singkat, hanya satu jam saja untuk mencari dedaunan sekitar sekolah. Kemudian salah satu perwakilan kelompok mencatat nama jenisnya dibantu dengan yang lain. Alhasil, hampir 80 persen siswa dan siswi di sekolah ini mengetahui jenis daun dilingkungan tempat belajar mereka.

Tercatat ada 85 jenis tumbuhan yang berhasil didata oleh siswa kelas 6. Sedangkan siswa kelas 5 berhasil mencatat 65 jenis tanaman. Selamat dan sukses kawan-kawan! Ternyata halaman, taman, serta kebun di dalam lingkungan SDN 2 Karangrejo mempunyai keanekaragamhayati tumbuhan yang sangat tinggi.