“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Bumi dapat mencukupi kebutuhan umat manusia, tetapi tidak untuk keserakahannya.”

Mahatma Gandhi

“Bumi adalah rumahku, rumahku adalah bumiku, tak heran aku harus menjagamu”

“Bergabunglah bersama kami untuk membuat dunia menjadi lebih baik”

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

“Siapapun yang merenungi alam semesta, akan tersadar akan besar dan melimpahnya keagungan Zat yang telah menciptakan semesta ini”

Tuhan menciptakan Alam semesta untuk dijadikan tempat merenung bagi orang-orang yang berfikir

Petiklah milyaran hikmah yang terdapat dalam Alam, niscaya Alam tak letih memberikan anda pelajaran tentang kehidupan

Pelatihan Jurnalistik, Pengelolaan Situs Pustakasumatera.org di SDN 2 Karangrejo, Tanggamus, Provinsi Lampung

Program “ Rumah Belajar” mulai dikenali di Pulau Sumatera. Diawali dari wilayah Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, “ Virus” ESD (Education for Sustainable Delopment) atau Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan mulai disebarkan di Bumi Andalas. Salah satunya adalah dengan menyelengarakan Pelatihan Jurnalistik atau Tehnik menulis berita atau artikel serta Pelatihan Pengelolaan Situs www.pustakasumatera.org. Ada 3 sekolah mendapat kesempatan untuk diberikan pelatihan ini. Lokasinya berada di wilayah penyangga kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Kegiatan ini berlangsung dua hari, dari tanggal 5-6 Oktober 2016 di SDN 02 Karangrejo, Kec. Ulubelu, Kab. Tanggamus, Provinsi Lampung. Sekolah ini berada di kaki Gunung Tanggamus, sekitar 6 jam perjalanan darat dari Bandarlampung. 

Ada 15 orang yang terlibat dalam pelatihan ini yang terdiri dari guru, kepala sekolah serta pustakawan. Menempati ruang perpustakaan sekolah dan ruang kelas, para pendidik ini antusias mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh WWF Indonesia-ESD Unit. Berbagai tehnik cara menulis berita, penulisan artikel dan cara mendokumentasikan kegiatan dijabarkan oleh pembimbing. Penyampaian materi pengelolaan situs www.pustakasumatera.org dipimpin oleh seorang praktisi profesional Tehnologi Informasi, Roy Candra Yudha. Untuk latihan membuat penulisan artikel dilakukan secara berkelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan tugas untuk menuliskan artikel tentang berbagai kegiatan di sekitar sekolah serta profile sekolah serta. Tak hanya guru saja, para siswa juga dilibatkan dalam kegiatan pengenalan Tehnik Menulis Cerita. Pesertanya berjumlah 15 orang perwakilan dari siswa-siswi kelas 4, 5 dan 6 dengan mengirimkan 5 orang perkelasnya. Kata Kepala Sekolah SDN 2 karangrejo, kegiatan pelatihan ini sangat berguna bagi para guru. “Apalagi para pendidik kami banyak guru yang masih muda dan honorer. 

Tehnik penulisan dan pengenalan IT serta pelatihan manajemen perpustakaan sangat dibutuhkan mereka karena mereka belum pernah mendapatkan pelatihan semacam ini sebelumnya,” ujar Bapak Haris Agus Istanto M.Pd, Kepala Sekolah SDN 2 Karangrejo. Para siswa-siswi ini diberikan juga tentang cara menulis cerita yang baik dan tertata. Puluhan artikel karya siswa berhasil dikumpulkan yang berisi tentang berbagai pengalaman anak-anak di rumah dan saat berkegiatan di sekolah. Tak hanya itu, pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah juga dilakukan untuk pustakawan dan perwakilan siswa. Hasil dari pelatihan ini seperti artikel, berita serta foto maupun kraeasi siswa akan dipublikasikan di situs www.pustakasumatera.org.