EnglishFrenchGermanItalianJapaneseKoreanRussianSpanish

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita maka kembalikanlah secara utuh"

“Tugas yang paling penting jika kita menyelamatkan bumi yaitu dengan cara mendidik"

(The most important task, if we are to save the earth is to educate)

Sir Peter Scott, Founder WWF

“Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan melibatkan cara melihat dunia yang berbeda.”

Inger BjÖrneloo, Pelatih Guru, Universitas GÖteborg Swedia

“Pembangunan lestari memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengkompromikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.”

“Kebersihan akan melahirkan banyak nilai-nilai positif. Membiasakan diri untuk menjaga kebersihan membuat anda dipenuhi berbagai karakter-karakter positif”

Perpustakaan SDN 02 Karangrejo - Perpustakaan Sederhana yang Tertata

Kamis, 6 Oktober 2016

Bangunannya cukup sederhana. Ribuan buku tertata rapih dalam rak dan lemari kayu tua. Areal membacanya pun tak begitu luas. Ya, berukuran sekitar 2 x 4 meter persegi saja. Namun, perpustakaan SDN 02 Karangrejo, Kec. Ulubelu, Tanggamus, Lampung, terasa cukup asri dan nyaman. Sejumlah tanaman bunga dan pohon peneduh disekitarnya menjadi bagian yang indah di depan gedung perpustakaan. Pengelolaannya juga telah dikelola oleh seorang pustakawan. Stukturnya pun jelas. Dibina oleh kepala sekolah, dipimpin oleh Ibu Widia Novita, sebagai kepala perpustakaan. Dibantu pula oleh Dodi Aprianto sebagai kepala bagian teknis dan petugas bagian pelayanan pembaca, Mey Sumarmi. 

Susunan bukunya sangat rapih. Buku induk pencatat simpan pinjam, telah tersedia untuk anggota. Suasana ruang perpustakaan itu sangat bersih dan nyaman. Lebih menarik lagi, pada tanggal 5-6/10/2016, diadakan juga pengenalan tentang bagaimana mengelola perpustakaan yang baik. Kegiatan itu diadakan dengan cara diskusi dan serta saling bertukar pemikiran antara fasilitator dari WWF Indonesia, Ibu Oni S Tjandrawati dengan petugas perpustakaan. Tak hanya itu, beberapa siswa juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Mereka mulai ditularkan agar mengetahui cara mengelola perpustakaan sekolah. Salah satu tujuannya adalah membentuk "Pustakawan Cilik". Mereka berasal perwakilan kelas 4, 5 dan kelas 6. Masing-masing kelas mengirimkan 2 orang perwakilannya untuk menjadi Pustakawan Cilik. Nah, tugasnya adalah membantu mengelola perpustakaan sekolah bersama-sama dengan pihak guru, pustakawan sekolah serta anggota perpustakaan.